<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Riyamanis's Weblog</title>
	<atom:link href="http://riyamanis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://riyamanis.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Nov 2008 08:17:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='riyamanis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Riyamanis's Weblog</title>
		<link>http://riyamanis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://riyamanis.wordpress.com/osd.xml" title="Riyamanis&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://riyamanis.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>keajaiban dunia</title>
		<link>http://riyamanis.wordpress.com/2008/11/12/keajaiban-dunia/</link>
		<comments>http://riyamanis.wordpress.com/2008/11/12/keajaiban-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 08:16:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riyamanis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyamanis.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Umrah dan Haji Tak terasa di umur yang menjelang 42 saya dan istri diberi kesempatan untuk menunaikan umrah dan haji. Pengalaman yang sulit dilupakan. Mekkah dan Madinah adalah tempat yang musti kembali kita di suatu saat. Rombongan Haji kami…..adalah Pak Asep Purnama Bahtiar (Dosen UMY) + Istri, Pak Jazary Jalal (Wirausaha) + Istri, Bu Ning [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=riyamanis.wordpress.com&amp;blog=4892889&amp;post=9&amp;subd=riyamanis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="posttitle">
<h2><a title="Permanent Link to Umrah dan Haji" rel="bookmark" href="http://isnan.staff.ugm.ac.id/?p=49">Umrah dan Haji</a></h2>
</div>
<div class="entry">
<p>Tak terasa di umur yang menjelang 42 saya dan istri diberi kesempatan untuk menunaikan umrah dan haji. Pengalaman yang sulit dilupakan. Mekkah dan Madinah adalah tempat yang musti kembali kita di suatu saat.</p>
<p>Rombongan Haji kami…..adalah Pak Asep Purnama Bahtiar (Dosen UMY) + Istri, Pak Jazary Jalal (Wirausaha) + Istri, Bu Ning Suwartini (Ibu Rumah Tangga), Bu Lu’luul Muniroh (Wirausaha), Pak Sumarsono (Guru SMA 1 Sewon), Pak Widodo (Pengusaha Percetakan)</p>
<p>Tanggal 8 Desember pagi selepas subuh kami berangkat meninggalkan rumah berjalan kaki ke balai kota Timoho setelah dilepas oleh Muspida Kota Jogjakarta jam 7.00 menuju Asrama Haji Donohudan.</p>
<p>Ada beberapa acara seremonial yang berlangsung pelepasan olh kontingen DIY kepada panitia di asrama haji, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan akhir. Sholat jum’at kita laksanakan di Masjid Asrama Haji Donohudan.</p>
<p>Setelah menginap semalam pagi hari jam 3 dibangunkan untuk menuju bandara Adisumarmo Solo, sebagian sholat di kendaraan (bis) saya sendiri batal dan sholat di pesawat. Cukup besar juga pesawatnya Airbus.</p>
<p>Kami take off jam 6.00 pagi hari Sabtu tanggal 09 Desember 2006, transit di Batam dan langsung menuju Jeddah. Tiba di Jeddah jam 17.00 waktu setempat. Dan langsung menuju Madinah, tiba di Madinah jam 03.00 yang langsung kami sholat di masjid Nabawi.</p>
<p>Coba lihat betapa teduhnya Masjid Nabawi</p>
<p><img style="width:143px;height:96px;" src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/14-12-06_1335.jpg" alt="14-12-06_1335.jpg" width="143" height="96" /><img style="width:126px;height:96px;" src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/14-12-06_1340.jpg" alt="14-12-06_1340.jpg" width="126" height="96" /></p>
<p>Betapa hangatnya Haram</p>
<p><img style="width:104px;height:96px;" src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1802.jpg" alt="19-12-06_1802.jpg" width="104" height="96" /><img style="width:109px;height:96px;" src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1801.jpg" alt="19-12-06_1801.jpg" width="109" height="96" /><img style="height:96px;" src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1755.jpg" alt="19-12-06_1755.jpg" width="111" height="96" /><img style="width:101px;height:96px;" src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1754.jpg" alt="19-12-06_1754.jpg" width="101" height="96" /></p>
<p>Dan saksikanlan inilah Jabal Umar</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/21-12-06_0748.jpg" alt="21-12-06_0748.jpg" height="96" /></p>
<p>Dan ini peternakan onta di pinggir Haram yang dikelola oleh orang Sudan</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/22-12-06_0917.jpg" alt="22-12-06_0917.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/22-12-06_0918.jpg" alt="22-12-06_0918.jpg" height="96" /></p>
<p>Ka’bah tempat kita thawaf sebelum dibersihkan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, nampak singkapan kain putih disekelilingnya</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/24-12-06_0624.jpg" alt="24-12-06_0624.jpg" height="96" /></p>
<p>Dan ini Mina, kami bertarwiyah disini maktab 48, namapak masih sepi jamaah Haji Indonesia jarang yang melakukan tarwiyah, dari kloter 28 SOC tidak lebih sekitar 110 rang yang melakukan tarwiyah</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/28-12-06_1012.jpg" alt="28-12-06_1012.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/28-12-06_1014.jpg" alt="28-12-06_1014.jpg" height="96" /></p>
<p>Inilah Arafah, tempat kami berdoa sepanjang luhur hingga maghrib, banyak doa yang kusampaikan, termasuk doa teman-teman yang nitip, semoga Allah kabulkan</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1105.jpg" alt="29-12-06_1105.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1739.jpg" alt="29-12-06_1739.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1740.jpg" alt="29-12-06_1740.jpg" height="96" /></p>
<p>dan ini Mudzalifah, suatu padang yng terbentang dengan angin gurun yang dingin menusuk, disini kami bermalam sampai subuh….</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1916.jpg" alt="29-12-06_1916.jpg" height="96" /></p>
<p>Dan ini perjalanan Jamarat, menuju tempat melempar jumrah, ada terowongan moaesien yang sempat menimbulkan tragedi yang menelan banyak korban, sekarang sudah dibuat dua jalur, sehingga Insya Allah tidak terjadi lagi tabrakan.</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/30-12-06_1009.jpg" alt="30-12-06_1009.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/01-01-07_0636.jpg" alt="01-01-07_0636.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/01-01-07_0728.jpg" alt="01-01-07_0728.jpg" height="96" /></p>
<p>Kami kembali lagi ke Ka’bah (setelah dibersihkan pada tanggal 9 Dzulhijjah 1427 H, bertepatan dengan 29 Desember 2007, sudah tidak nampak selendang putih yang mengelilingi) satu gambar diambil malam hari dan gambar lainnya diambil siang hari, untuk melakukan thawaf Haji atau thawaf ifadah. Hampir seluruh jamaah haji tumplek di pelataran Ka’bah untuk melakukan thawaf Haji.</p>
<p><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/02-01-07_1944.jpg" alt="02-01-07_1944.jpg" height="96" /><img src="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/04-01-07_0910.jpg" alt="04-01-07_0910.jpg" height="96" /></div>
<p class="postmetadata"><a title="Comment on Umrah dan Haji" href="http://isnan.staff.ugm.ac.id/?p=49#respond">No Comments »</a></p>
<p class="post-info"><a title="View all posts in Religi" rel="category tag" href="http://isnan.staff.ugm.ac.id/?cat=6">Religi</a> @ 18 Oct 2006 12:07 pm by <a title="Posts by isnan" href="http://isnan.staff.ugm.ac.id/?author=1">isnan</a></p>
<div class="posttitle">
<h2><a title="Permanent Link to Keajaiban Air" rel="bookmark" href="http://isnan.staff.ugm.ac.id/?p=10">Keajaiban Air</a></h2>
</div>
<div class="entry">
<p>Keajaiban air, dan pengaruh perkataan serta amal perbuatan manusia terhadap konstelasi kehidupan alam semesta .<strong>(disampaikan dalam khotbah jum’at 12-05-2006 di Balairung Gedung Pusat UGM)</strong></p>
<p>“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman” <a href="http://www.geocities.com/CapeCanaveral/3304/terjemah.html"><strong><span style="color:#6fb0e2;">(Q.S. Al Anbiya :30)</span></strong></a></p>
<p>Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Abu Hurairah ra. bahwa beliau berkata kepada Rasulullah saw., ” Ya, Rasulullah, bila aku melihatmu aku merasa senang sekali di hatiku, maka cobalah beritahukan aku akan segala sesuatu” . Rasulullah saw. Menjawab kullu syai’in huliqa mim maain. Artinya, ”Segala sesuatu diciptakan dari air”.</p>
<p>Air merupakan salah satu rahmat Allah kepada manusia, Manusiatidak bisa hidup tanpa air, dan manusia tidak bisa hidup tanpa rahmat dari Allah. Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang,<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Masaru_Emoto"><strong><span style="color:#6fb0e2;">Dr. Masaru Emoto </span></strong></a>dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air. Hasilnya, penemuan baru ilmu pengetahuan, memaksa kita untuk merubah pemahaman kita tentang Ilmu Alam konvensional yang membedakan adanya benda hidup dan benda mati. Air asal mula kehidupan, dikutip dari buku-buku : “Pesan-pesan dari Air 1, 2″ dan “Air Mengetahui Jawabannya” yang ditulis oleh Dr. Masaru Emoto, ketua dari International Hado Membership (IHM). Mengenai keajaiban air ini, IHM telah melakukan beberapa eksperimen yang menakjubkan. <a href="http://www.hado.net/procedures.html"><strong><span style="color:#6fb0e2;">Prosedur eksperimennya </span></strong></a>sebagai berikut. Air yang akan diuji-coba diteteskan ke dalam 100 cawan Petri dan disimpan dalam mesin pembeku selama 2 jam. Kristal-air yang telah membeku kemudian diletakkan di bawah kegelapan mikroskop dengan ujung es-nya dipotret dengan pembesaran 200 &#8211; 500 kali. Berikutnya, kristal-air yang beku ini kita sebut kristal</p>
<p>Masaru Emoto dan rekan-rekan kerjanya menggunakan ‘dark field microscope’ untuk melihat molekul-molekul air ini. Ia tidak berhenti dengan satu percobaan saja. Ada beberapa koleksi foto dari Prof. Emoto yang memperlihatkan perbedaan tampilan antara air yang dibenci dan disayang, air yang didoakan dan dimaki-maki, air yang didengarkan musik rock dan musik klasik.</p>
<p><a href="http://www.freelists.org/archives/geologiugm/06-2004/msg00095.html"><strong><span style="color:#6fb0e2;">Dampak tulisan terhadap air.</span></strong></a><br />
Tulisan kata “Cinta/Syukur” dipertunjukkan pada air. Pengarang menulis dalam laporannya, “Kami mengambil beberapa foto dari beberapa kristal dari sampel ini dan ini adalah kristal pertama yang terindah yang kami lihat. Memang, tidak ada yang lebih penting daripada cinta dan rasa syukur di dunia ini. Hanya dengan mengekspresikan cinta dan rasa syukur, air di sekeliling kita dan pada tubuh kita berubah menjadi indah. Tentu kita ingin menerapkan hal ini dalam kehidupan kita sehari-hari bukan ?”Kata-kata yang dipertunjukkan pada air di sini adalah : “Kamu membuat saya jijik. Saya akan bunuh kamu.” Dalam laporannya tertuliskan: “Ini adalah kata-kata yang remaja sekarang sering gunakan. Oleh karenanya bentukan dari airnya adalah seburuk yang telah kami duga sebelumnya. Bentukkan kristalnya menyimpang, bersifat memohon dan berantakan. Sungguh-sungguh berupa image dari kata-kata : “Kamu membuat saya jijik” dan “Saya akan bunuh kamu.” Bahwasanya kita tinggal pada dunia di mana kata-kata seperti ini banyak digunakan sungguhlah menakutkan. Kita harus melakukan sesuatu dalam hal ini.”</p>
<p>Dampak peristiwa dan pikiran manusia terhadap air<br />
Kristal air setelah diperdengarkan lagu klasik Dampak pikiran manusia terhadap air.IHM juga telah melakukan berbagai eksperimen yang menunjukkan bahwa air mempunyai kemampuan untuk merefleksikan kesadaran manusia dan dirubah olehnya. Dalam laporan eksperimennya Dr. Emoto menulis, “Sejauh ini, kami telah melakukan eksperimen-eksperimen menarik dengan mengekspos air terhadap musik, terhadap bahasa dan terhadap sebutan. Dan percobaan kami dalam mengekspos air terhadap bahasa telah memperoleh hasil yang lebih bagus daripada yang kita duga. Dengan hasil dari eksperimen-eksperimen ini, kami bisa mengambil hipotesa bahwa pesan-pesan dapat dikirimkan melalui “bentuk” seperti kata-kata dan gambar-gambar. Kami tidak menduga bahwa kristal bisa menunjukkan perubahan yang dramatis dan jelas. Kami menjadi lebih menyadari bahwa air menyimpan dan mengirim pesan-pesan. Oleh karena itu, kami tidak bisa menahan untuk tidak melangkah masuk dalam teritori dari kesadaran/pikiran- manusia. Kami ingin tahu “pikiran manusia” bisa menyebabkan perubahan yang bagaimana ?”Sekarang mari saya berikan hasil dari eksperimen “pikiran manusia” -nya. Dalam laporannya Dr. Emoto menjelaskan: “Pada tanggal 17 Januari 1995, 3-hari setelah gempa bumi dahsyat Hanshin-Awaji yang terjadi di daerah Kobe, kami mengambil foto kristal dari air keran di Kobe. Sepertinya airnya menggambarkan ketakutan, kepanikan dan kesedihan yang mendalam dari orang-orang setelah mengalami gempa bumi. Kristalnya sungguh-sungguh hancur. Sebuah foto yang membuat orang gemetar. Kami bahkan merasa bahwa kami tidak bisa mempublikasikan ini karena kemisteriusannya yang mendalam. Tetapi, 3 bulan setelah itu . . . bantuan dan simpati dari seluruh dunia dikirimkan pada orang-orang di Kobe. Kristalnya memperlihatkan ekspresi dari perasaan prihatin dan mendoakan.”</p>
<p>Eksperimen berikutnya “Pada jam 2.00 siang pada tanggal 2 Februari 1997, saya akan meletakkan segelas air keran dari Shinagawa-ku di atas meja saya di kantor. Mohon kirimkan perasaanmu kepada air ini pada waktu yang bersamaan dari seluruh Jepang. Tentu saja, supaya air ini menjadi air yang bersih. Dr. Emoto melaporkan, “Tentu saja, tidak ada perubahan secara fisik. Kami tidak mengharapkan hal itu terjadi, tetapi kami bisa melihat perubahan yang jelas dari kondisi airnya. Semua staff karyawan sangat terharu dan mereka hampir menangis karenanya. Kami sangat berterima kasih pada semua yang berpartisipasi dari seluruh Jepang. Kami mulai merasa bahwa pikiran manusia bisa dikumpulkan terlepas dari seberapa jauh mereka berada.” Dalam hal ini, kristal-air telah menampilkan dengan jelas pada kita bahwa pikiran manusia sebenarnya adalah substansi materi yang eksis, dan substansi ini bahkan bisa merubah lingkungan kita.</p>
<p>Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan Kemudian di undang ke Markas Besar PBB di New Yorkuntuk mempresentasikan temuan pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya ” The Hidden Message in Water”, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan , seperti pita magnetik atau compact disk.</p>
<p>Seorang Ustazd dari Malaysia <a href="http://forum.webgaul.com/archive/topic/17456-1.html"><strong><span style="color:#6fb0e2;">Abdullah Mahmud </span></strong></a>yang menyaksikan presentasi Dr. Emoto menyampaikan ucapan: “Jika hendak air itu berasa manis maka masukkanlah gula, jika hendak air itu berwarna maka masukkanlah pewarna dan jika hendak air itu mulia maka masukanlah ayat-ayat yang mulia kepadanya”. Maka tidak heran ketika air zam-zam merupakan kristal yang paling cemerlang diantara kristal-kristal yang lain.</p>
<p>Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang di doakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu, hal ini kita anggap musrik, atau paling sedikit kita anggap sugesti, tetapi ternyata Molekul air itu <a href="http://fajarpp.blog.m3-access.com/posts/2851_Kekuasaan-Alloh-Keajaiban-Air.html"><strong><span style="color:#6fb0e2;">menangkap pesan doa kesembuhan</span></strong></a>, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri dari air. otak 74.5%, darah 82% air, tulang yang keras pun mengandung 22% air.Rasulullah saw, bersabda, “ZamZam Lima Syuriba Lahu,” Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya. Barang siapa minum supaya kenyang,dia akan kenyang. Barang siapa minum dengan niat kesembuhan, Insya Allah dia akan sembuh. Subhanallah ! Maka benarlah juga kiranya Imam Abu Hanifah rah.a. ketika beliau mengatakan bahwa dosa manakah yang telah diampunkan terlihat dari tetesan air orang yang berwudlu.</p>
<p>Dan demikian juga ketika Sholahuddin al Ayyubi (panglima perang Salib) mengatakan kepada ibunya bahwa belum pernah dia merasakan kegentaran seperti yang dirasakan sekarang dalam rangka persiapan perang besok pagi. Maka ibunya berkata, ”Ini bukan kesalahanmu, nak. Ini akibat ibumu suatu ketika lupa memberikan kamu makanan dari air susuku tanpa wudlu dan berdoa sebelumnya”.</p>
<p>Walaupun masih bisa menjadi perdebatan ilmiah, akan tetapi setidaknya penjelasan diatas bisa digunakan untuk membuat suatu hipotesa bahwa air yang baik (mutlaq, bandingkan dengan musta’mal dan muttanajis) bila digunakan untuk berwudlu akan sanggup untuk menggugurkan dosa tertentu, dan demikian juga air susu ibu bila diberikan dengan cara yang baik disertai wudlu dan berdoa sebelumnya akan menggugurkan sifat-sifat yang buruk pada manusia. Beruntung orang beriman diberi keyakinan terlebih dahulu melalui Al Qur’an dan As-Sunnah, bukti ilmiah pasti akan datang untuk memperkuatnya.</p>
<p>Apakah hanya berlaku pada air saja ?<br />
Ternyata tidak. Kata-kata dan juga amal manusia ini merupakan sebuah energi yang menurut hukum kekekalan energi tidak akan pernah musnah, hanya akan berubah dari satu bentuk energi ke bentuk lainnya. Ketika kata-kata yang buruk/marah/kesal ini diucapkan pada nasi, <a href="http://www.freelists.org/archives/geologiugm/06-2004/msg00096.html"><strong><span style="color:#6fb0e2;">tanaman</span></strong></a>, dan benda benda lain, dan bahkan hati manusia, maka kita yakin akan dapatkan reaksi yang negatif. Sedangkan sekiranya kata-kata yang baik/sabar/lembut diucapkan maka reaksinya positif pula. Maka wajarlah kalau ajaran agama melarang kepada kita untuk mencela makanan, mengutuk keadaaan spt sakit/hujan/panas, ataupun memberi beban berlebihan kepada hewan peliharaan. Apalagi kalau kata-kata yang kesat itu diucapkan pada manusia entah itu istri, anak, keluarga, tetangga, atau rekan kerja kita yang mempunyai hati, maka tak heran kita bisa melihat bentuk perlawanan mereka berupa ketidak taatan ataupun kesetiaan yang pura-pura. Maka wajar juga kalau agama menganjurkan menyebarkan salam, memuji makanan, bersabar atas keadaan sakit/hujan/panas, atau mendamaikan yang bersengketa. Apalagi kalau kata-kata yang baik diucapkan kepada manusia entah itu istri, anak, keluarga, tetangga, atau rekan kerja kita yang mempunyai hati, maka tak heran akan muncul balasan berupa ketaatan dan kesetiaan yang haqiqi.</p>
<p>Sebagaimana Rasulullah saw. ketika datang seorang pria minta izin kepada beliau untuk berzina, semua sahabat telah marah dan mengeluarkan pedang mereka, akan tetapi Rasulullah dengan lembut mengatakan,”Bagaimana sekiranya orang lain berzina dengan isterimu, apakah engkau suka ?” dijawab oleh pemuda itu,”Tidak!”. Rasulullah ulangi hal tersebut untuk ibunya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya, dan semuanya dijawab tidak oleh pemuda tadi. Jadi kata Rasulullah saw. ,”Demikian juga orang lain tidak suka istrinya, ibunya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya dizinahi”. Kemudian Rasulullah berdoa supaya hilangkan keinginan zina dari dada pemuda tadi. Menurut riwayat, sampai akhir hayatnya pemuda tadi tidak pernah melakukan zina.</p>
<p>Sebagaimana air yang mampu menyimpan pesan, demikian juga dinding yang empat atau bumi yang kita pijak menjadi saksi apa yang kita lakukan. Yauma idzin tuhadditsu ahbaroha, bianna robbaka auhaa lahaa. (al Zalzalah 99: 4-5) Pada hari itu bumi menceritakan beritanya. Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya. Dan apa yang diceritakan bumi ketika itu adalah apa yang menjadi perbuatan manusia diatasnya. Dan dosa yang pertama kali akan diungkapkan adalah apa yang telah dilakukan kedua pangkal pahanya, yaitu dosa zina.</p>
<p>Maka pantaslah juga kalau bumi ini akan berkata ketika mayat dibenamkan ke dalamnya…..o tuan engkau di bumi adalah orang yang paling aku benci (karena perbuatan jahat yang kalian lakukan) maka saksikanlah apa yang aku perbuat terhadapmu, maka kubur akan menghimpitnya sehingga tulang rusuknya akan berceragah saling menikam satu dengan yang lainnya. Sementara bagi yang lainnya bumi akan berkata…o tuan engkau di muka bumi adalah orang yang paling aku cinta/ suka (karena perbuatan baik yang kalian lakukan) maka saksikanlah apa yang aku perbuat terhadapmu sebagai balasannya, maka kubur akan terbentang luas sejauh mata memandang, kemudian salah satu pintu syurga akan terbuka dan semilir angin syurga akan membawa bau-bauan yang harum memenuhi kubur kita.</p>
<p>Inna fi halqis samaawaati wal ardl wahtilafil laili wan nahari la ayaati li ulil albab, alladzi na yadzkurunallaha qiyaman wa qu’udan wa’ala junubihim wayatafakkaru na fi halqis samaawaati wal ardl robbana ma halaqta hadza bathila subhanaka faqina ’adza bannaar (Ali Imran 2: 190-191)<br />
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi : “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.</p>
<p>Maka dari itu hendaknya kita berhati-hati dengan ucapan atau pun perbuatan yang akan kita lakukan. Sungguh ucapan dan perbuatan kita akan kekal dan menjadi beban pertanggungjawaban kita di depan mahkamah Ilahi. Alangkah indahnya apabila istri, anak, keluarga, tetangga, rekan kerja dan seluruh benda-benda di langit dan di bumi menjadi saksi atas perbuatan baik kita.</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/riyamanis.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/riyamanis.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=riyamanis.wordpress.com&amp;blog=4892889&amp;post=9&amp;subd=riyamanis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyamanis.wordpress.com/2008/11/12/keajaiban-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fbd0c56512a55de260e3302dc72e8a9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">riyamanis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/14-12-06_1335.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">14-12-06_1335.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/14-12-06_1340.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">14-12-06_1340.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1802.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19-12-06_1802.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1801.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19-12-06_1801.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1755.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19-12-06_1755.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/19-12-06_1754.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19-12-06_1754.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/21-12-06_0748.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">21-12-06_0748.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/22-12-06_0917.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">22-12-06_0917.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/22-12-06_0918.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">22-12-06_0918.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/24-12-06_0624.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">24-12-06_0624.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/28-12-06_1012.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">28-12-06_1012.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/28-12-06_1014.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">28-12-06_1014.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1105.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">29-12-06_1105.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1739.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">29-12-06_1739.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1740.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">29-12-06_1740.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/29-12-06_1916.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">29-12-06_1916.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/30-12-06_1009.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">30-12-06_1009.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/01-01-07_0636.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">01-01-07_0636.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/01-01-07_0728.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">01-01-07_0728.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/02-01-07_1944.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">02-01-07_1944.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://isnan.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/2007/05/04-01-07_0910.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">04-01-07_0910.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Remaja</title>
		<link>http://riyamanis.wordpress.com/2008/10/29/fenomena-remaja/</link>
		<comments>http://riyamanis.wordpress.com/2008/10/29/fenomena-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 08:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riyamanis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://riyamanis.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Fenomena Remaja di Era Global Posted in Sobat Muda Tahun 1 by Ahmad Jibraan on the June 11th, 2007 Di pojok belakang ruangan sebuah SMU, saat proses belajar-mengajar berlangsung, beberapa siswa tampak cekikikan, dan sesekali terdiam, saat ibu guru menoleh ke arah mereka. Dari raut muka mereka menunjukkan ada sesuatu yang disembunyikan dan membuat sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=riyamanis.wordpress.com&amp;blog=4892889&amp;post=3&amp;subd=riyamanis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a rel="bookmark" href="http://www.gaulislam.com/fenomena-remaja-di-era-global">Fenomena Remaja di Era Global</a></h2>
<div class="meta">Posted in <a title="View all posts in Sobat Muda Tahun 1" rel="category tag" href="http://www.gaulislam.com/category/media-network/soda/majalah-sobat-muda-tahun-pertama">Sobat Muda Tahun 1</a> by Ahmad Jibraan on the June 11th, 2007</div>
<p><a href="http://technorati.com/faves?sub=addfavbtn&amp;add=http://gaulislam.com"><img src="http://www.gaulislam.com/images/btn-fave2.png" border="0" alt="Add to Technorati Favorites" /></a></p>
<p>Di pojok belakang ruangan sebuah SMU, saat proses belajar-mengajar berlangsung, beberapa siswa tampak cekikikan, dan sesekali terdiam, saat ibu guru menoleh ke arah mereka. Dari raut muka mereka menunjukkan ada sesuatu yang disembunyikan dan membuat sedikit curiga ibu guru. Tetapi ibu guru hanya mendiamkan saja. Ia membatin, paling mereka hanya bercanda dengan sesama temannya. Selang beberapa hari beredar kabar, bahwa banyak siswa yang menyimpan film porno (blue film) dalam memory card hp (handphone) mereka.</p>
<p>Mendengar semilir kabar tersebut, ibu guru mengingat kejadian tempo hari di kelasnya. Ia mengaitkannya dengan desas-desus tersebut. Kemudian ibu guru tersebut langsung membicarakan dugaannya kepada kepala sekolah. Satu hari kemudian, menjelang istirahat, ada pengumuman dari kantor BP, agar setiap guru memeriksa tas setiap siswa. Setelah acara razia berlangsung, ternyata banyak ditemukan HP yang menyimpan film polos dari tas beberapa siswa-siswi.</p>
<p>Kejadian ini bukan rekaan semata, tetapi sungguh terjadi di salah satu sekolah di Yogyakarta. Kasus di atas setidaknya membawa kita untuk berfikir bahwa inilah satu sisi negatif dampak globalisasi, walau pada sisi lain membawa nilai positif. Perangkat teknologi multimedia mutakhir telah menjadikan sesuatu serba mungkin; dan menghadirkan sesuatu di hadapan Anda tanpa membutuhkan banyak ruang dan waktu.</p>
<p><strong>Memahami Globalisasi</strong><br />
Makanan apa sebenarnya globalisasi itu? Sehingga semua orang mengamini أ¢â‚¬?ideologiأ¢â‚¬â„¢ ini. Istilah Marshal Mc Luhan mengupamakan dunia ini sebagai desa buana (global village), dimana desa buana ini ditandai dengan hilangnya semua batas yang ada di dunia. Entah itu batas ruang, waktu, budaya, nilai, moral, agama, dll. Misalnya kita dapat melihat bagaimana remaja usia belia berasyik masyuk mengakses pornografi di warnet. Sejak mulai ia mengakses hardcore (pesta seks berpasangan), softcore (tanpa pasangan) sex machine (pesta seks dengan perangkat mesin), sadomasochist (seks dengan variasi kekerasan), sampai seks yang melibatkan manusia dengan binatang.</p>
<p>Di sini hilang sudah batas dunia usia dewasa, remaja, dan anak-anak. Pornografi yang sangat gamblang disajikan melalui teknologi multimedia ini memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk mengaksesnya tanpa halangan batas-batas umur.</p>
<p>Hilangnya batas budaya juga sangat kentara revolusinya. Hal ini dapat kita saksikan, bagaimana proses penyeragaman pakaian, gaya rambut, bahkan kepribadian remaja di dunia berlangsung. Mengusung selebritis yang dijadikan idola melalui media, dengan style pakaian, rambut, gaya hidup tertentu, cukup ampuh membuat remaja tersihir mengikuti trend tersebut. Jangan heran jika apa yang dipakai Britney Spears hari ini saat konser di Amerika, lusa sudah jutaan remaja Indonesia أ¢â‚¬إ“copy-anأ¢â‚¬? Britney Spears tersebar di jalan-jalan, dan mal-mal di negeri ini.</p>
<p>Efek dari pudarnya batas-batas tersebut, menjurus kepada proses penyeragaman mondial, yang mengakibatkan kepada punahnya khazanah budaya regional, maupun lokal, yang menjadi ciri kepribadian sebuah bangsa, termasuk juga agama.</p>
<p>Sebagian orang menunjuk bahwa dalang penyeragaman ini adalah Amerika. Argumennya merujuk kepada penanaman ideologi kapitalisme yang dibangun melalui media, ilmu pengetahuan; entah itu melalui film, kontes-kontes, dan acara rendezvous lainnya.</p>
<p>Sebagian orang memilih bahwa tidak ada dalang dalam proses penyeragaman ini. Layaknya hukum yang berlaku dalam globalisasi, yang ada hanyalah persaingan budaya yang serba ketat dan cepat. Hukum persaingannya sudah melampaui persaingan ala Darwinian yang berujar siapa yang mampu bertahan merekalah yang akan terus hidup (survival of the fites). Tetapi capainnya sudah pada siapa yang mampu menyerang dialah yang akan terus hidup (homo homini lupus).</p>
<p>Dalam persaingan ini kadang bisa saja tawaran budaya dari dunia Barat tidak mempunyai tempat, dan belahan dunia lain (Asia Tenggara) mampu menjadi icon budaya yang diamini sebagian besar remaja di dunia. Kasus ini dapat kita temukan pada gaya rambut rebounding yang meniru gaya F4 yang berasal dari Taiwan; merebaknya celana ala korea, kartun Jepang yang beredar di pasar-pasar Indonesia; dan musik gamelan, mocopat yang digemari oleh remaja di New York Amerika Serikat.</p>
<p><strong>Sikap Kita</strong><br />
Contoh-contoh di atas memberi pengertian kepada kita bahwa dalam globalisasi hukum persaingan, transparansi, sangat dominan. Selain itu, proses penyeragaman dan pertukaran budaya antar masing-masing bangsa tengah berlangsung. Jadi sudah sepantasnya kita sebagai remaja muslim dan warga negara Indonesia mempertahankan apa yang menjadi milik budaya kita. Seperti diutarakan Sejarawan Senior Kuntowijoyo, bahwa budaya adalah identitas, dan agama adalah nilai dan makna dalam hidup. Sudah seharusnya kita menjadi tuan bagi budaya kita, dan sebatas penonton bagi budaya bangsa lain.</p>
<p>Kita tidak bisa dengan buta meniru budaya orang lain, karena kita selamanya akan terasing (alienasi) dari diri pribadi yang menganut budaya, agama, dan norma sangat berlainan dengan orang lain. Mengapa terasing? Karena kita tidak pernah memutuskan terhadap diri kita, pribadi kita hanya bentuk jelmaan dari idola-idola yang telah diseting di pentas. Dan di belakang para idola adalah mereka para pemodal-pemodal yang menginginkan pakaian dan kosmetik mereka terjual, dan sasaran konsumennya adalah kita. Itulah yang disebut kapitalisme.[<em>Ahmad Saifullah Ahsa - Penulis aktif di Lembaga Kajian KUTUB Yogyakarta</em>]</p>
<p>Nama   <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ewi Khoiriyatul Muslihah</p>
<p>Kelas    :XII BHS</p>
<p>Absen   :05</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/riyamanis.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/riyamanis.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=riyamanis.wordpress.com&amp;blog=4892889&amp;post=3&amp;subd=riyamanis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyamanis.wordpress.com/2008/10/29/fenomena-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fbd0c56512a55de260e3302dc72e8a9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">riyamanis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.gaulislam.com/images/btn-fave2.png" medium="image">
			<media:title type="html">Add to Technorati Favorites</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://riyamanis.wordpress.com/2008/09/18/hello-world/</link>
		<comments>http://riyamanis.wordpress.com/2008/09/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riyamanis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=riyamanis.wordpress.com&amp;blog=4892889&amp;post=1&amp;subd=riyamanis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/riyamanis.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/riyamanis.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/riyamanis.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/riyamanis.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=riyamanis.wordpress.com&amp;blog=4892889&amp;post=1&amp;subd=riyamanis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://riyamanis.wordpress.com/2008/09/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fbd0c56512a55de260e3302dc72e8a9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">riyamanis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
